10 Tips Agar Anak Hobi Membaca

Kita semua tahu bahwa buku adalah jendela dunia. Mengajarkan anak senang membaca buku berarti kita telah membukakan dunia untuk mereka. Dengan membaca mereka bisa mendapatkan wawasan, pengetahuan dan pengalaman baru.

Tetapi kita tahu bahwa anak-anak cenderung memilih kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan dibandingkan membaca, padahal membaca adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pada anak nantinya. Tetapi kalau kita dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan maka mereka akan bersemangat untuk memulai kegiatan tersebut.

Penulis buku anak terkenal, Peter Corey, menyarankan salah satu kunci sukses agar suasana kegiatan membaca dapat menyenangkan adalah bacalah bersama-sama dengan anak Anda. Membaca bersama si kecil adalah kegiatan yang positif dan edukatif, karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca anak Anda.

Peter Corey juga memberikan tips lainnya untuk meningkatkan minat baca untuk Anak  yaitu:

1. Kegiatan membaca bersama lebih efektif bila dilakukan 10-15 menit setiap harinya. Bila Anda tidak menemukan waktu yang tepat selama satu hari penuh, maka manfaatkanlah waktu sebelum tidur untuk membaca bersama buah hati Anda.

2. Membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan, jadi hindari memaksakan anak untuk membaca saat si kecil lelah dikarenakan banyak kegiatan. Biarkan ia memiliki inisiatif untuk memulai membaca.

3. Setelah kegiatan membaca selesai, sebaiknya gunakan waktu untuk si kecil memberikan pendapat, kesan, ide tentang cerita tersebut dan dengarkan apa yang diutarakannya kemudian diskusikan. Dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah ia mengerti isi buku yang ia baca.

4. Gunakanlah fasilitas yang mendukung cerita, seperti nikmati setiap gambar pada buku cerita tersebut. Anak akan lebih mudah mendapatkan pemahaman dengan bantuan gambar.

5. Selalu memilih cerita yang sederhana, lucu dan menarik untuk anak. Bila perlu pilihlah buku cerita yang menjadi tema kesukaannya.

6. Tema cerita buku anak-anak sangat beragam. Jadi belilah buku tersebut di toko buku bagian khusus anak agar dapat menemukan tema cerita yang menarik.

7. Sederhanakanlah penggunaan kata-kata yang Anda ucapkan. Hindari membacakan kalimat yang panjang dan sulit dimengeri anak. Bila anak Anda tidak paham dengan alur cerita, maka gunakan bahasa sehari-hari yang lebih mudah dimengerti.

8. Jangan ragu untuk menilai buku dari sampul dan siapa penulisnya. Ini dapat menolong Anda untuk memutuskan apakah buku tersebut layak Anda beli.

9. Jangan khawatir jika anak Anda ingin membaca buku yang sama setiap saat. Anak-anak biasanya menikmati kegiatan pengulangan karena dapat membantu mereka untuk lebih memahami cerita.

10. Berikanlah pujian kepada anak Anda yang telah berusaha untuk membaca. Biarkan ia tahu apa kesalahannya saat membaca. Dengan begitu, ia akan semakin sempurna dalam membaca

Untuk keberhasilan membuat anak suka membaca semua kembali kepada orang tua masing-masing, tergantung bagaimana kedisiplinan orang tua dalam menerapkan langkah-langkah tersebut. Disamping itu, dari 10 tips ini harus dilakukan secara simultan agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

(Dari Beberapa Sumber)

http://ghiboo.com/assets/modules/article/images/big/anak-baca-buku-400-4d872758b6246.jpg

Tips Cerdas Mengajarkan Anak Dua Bahasa

Umur berapa sebaiknya mulai mengajarkan bahasa inggris kepada anak? Apabila ada 2 bahasa yang diajarkan, apakah dapat menghambat perkembangan bicaranya? Beberapa pertanyaan tersebut seringkali muncul dari orang tua yang berkeinginan (membekali) anaknya dapat lebih dini mengenal bahasa Inggris.

Perangsangan bahasa inggris atau bahasa asing lainnya dapat dilakukan sejak dini. Karena dalam 3 tahun pertama kehidupan manusia merupakan masa penyerapan terbesar terhadap stimulasi apapun. Jadi, tidak ada batasan umur untuk mengenalkan bahasa asing kepada anak. Agar keterampilan anak berbahasa asing lancar, berikut ini diuraikan beberapa tips mengenai hal tersebut:

1. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan bebas dari paksaan agar memudahkan anak menguasai bahasa asing.

 2. Penguasaan bahasa apapun akan optimal jika bahasa tersebut dipergunakan sehari-hari. Seorang anak akan menyerap kemampuan berbahasa asing jika banyak berlatih.

3. Jika putra-putri Anda sehari-hari diasuh oleh neneknya atau pengasuh yang berbahasa Indonesia, tidak akan menjadi halangan, asalkan ketika berjumpa dengan Anda dan pasangan, Anda berdua konsisten berkomunikasi dalam bahasa inggris bersama si kecil. Hal ini tentunya akan menguntungkan, karena putra Anda akan memperoleh perangsangan 2 bahasa sekaligus.

4. Tahap selanjutnya adalah memasukan/mengikutkan si kecil pada kursus pelatihan bahasa untuk usia dini. Usahakan untuk memilih pengajar yang berasal dari luar negeri (native speaker). Hal ini akan turut melatih keberanian si kecil, untuk berbicara atau setidaknya memulai pembicaraan dengan orang asing. Karena dalam berlatih bahasa asing, benar atau salah adalah nomor dua, yang pertama adalah keberanian untuk salah.

5. Sediakan alat bantu seperti buku, mainan, CD atau DVD berbahasa inggris sehingga anak dapat selalu berinteraksi dengan B.Inggris.

Nabiku idolaku adalah buku cerita dua bahasa (B. Indonesia dan B. Inggris) yang dilengkapi dengan Smart E-Pen. Dengan Smart E-Pen yang bisa membacakan buku untuk anak, maka anak akan dibantu mengucapkan kata dalam B.Inggris yang benar. Selain itu  isinya yang menceritakan kisah para rasul dan tokoh dalam Al Qur’an juga bisa membantu anak mengetahui dan mencontoh karakter terbaik yang patut mereka teladani.

Referensi :

http://tipsanda.com/2008/12/30/tips-cerdas-mengajarkan-anak-dua-bahasa/

Golden age atau masa keemasan

Apa itu golden age (masa keemasan) ?

Golden Age atau masa keemasan, adalah  “masa-masa penting anak yang tidak bisa diulang”. Beberapa pakar menyebutkan sedikit perbedaan tentang rentang waktu masa golde age, yaitu 0-2 th, 0-3 th, 0-5 th atau 0-8 th, namun semuanya sepakat bahwa awal-awal tahun pertama kehidupan anak adalah masa-masa emas mereka.Pada masa-masa ini, kemampuan otak anak untuk menyerap informasi sangat tinggi. Apapun informasi yang diberikan akan berdampak bagi si anak di kemudian hari.

Di masa-masa inilah, peran orang tua dituntut untuk bisa mendidik dan mengoptimalkan kecerdasan anak baik secara intelektual, emosional dan spriritual.

Usia tersebut merupakan waktu yang ideal bagi anak untuk mempelajari berbagai macam keterampilan, membentuk kebiasaan-kebiasaan yang akan berpengaruh pada masa-masa kehidupan selanjutnya, dan memperoleh konsep-konsep dasar untuk memahami diri dan lingkungan sekitar.

Agar masa keemasan ini termanfaatkan secara optimal, maka orangtua diharapkan dapat melakukan proses pengasuhan dan pendidikan dengan cara yang optimal pula. Selain kemampuan dan pengetahuan, orangtua juga memerlukan media pendukung untuk membantu proses tersebut.

Berikut ini adalah tips dalam memberikan stimulasi/rangsangan anak pada masa golden age guna mengoptimalkan kecerdasan mereka:

1. Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa pengalaman di alam terbuka. Untuk anak-anak pengamatan mereka akan alam sangat detil. Anak-anak biasanya akan belajar banyak dengan hanya mengamati. Orang tua bisa bercerita tetang alam dan binatang. Jawablah pertanyaan anak dengan bahasa mereka yang sederhana. Dan lebih banyak ajukan pertanyaan untuk menggugah rasa ingin tahu anak.

2. Anak juga belajar dengan mengamati dan meniru Anda. Maka sebagai orang tua Anda bisa menstimulasi mereka dengan menjadi teladan anak. Kalau Anda senang membaca, kemungkinan besar anak pun akan demikian.

 3. Jangan berikan target, tetapi hargailah anak atas usahanya. Kalau anak diberi standar-standar harus bisa membaca pada usia sekian, anak harus pandai membaca, maka anak akan mati-matian menyenangkan orang tuanya walaupun hati mereka tidak bahagia.

4. Pujilah mereka atas usahanya. Berikan mereka penghargaan atas usaha yang telah mereka berikan dengan hal yang bermanfaat, misalnya dengan mengajak mereka jalan-jalan ke toko buku, taman pintar, water boom dan lain-lain.

5. Berikan mainan yang bermanfaat bagi perkembangan keterampilan anak seusia mereka. Berilah mereka kasih sayang dan rasa aman sehingga mereka pun akan sanggup memberi kasih sayang pada sesamanya. Di masa golden age, jika peran orang tua membahagiakan dalam kehidupan mereka, memori ini akan terkenang selamanya dan membawa pengaruh positif di kehidupan dewasa mereka kelak.

Buku seri Halo Balita adalah salah satu media pendukung untuk mengoptimalkan proses pendidikan dan pengasuhan pada masa keemasan balita. Cerita-cerita pada buku ini dirancang khusus untuk mendorong anak dalam membentuk sikap mandiri serta mengenal nilai moral dan spiritual. Elemen-elemen pada buku ini juga dirancang untuk membantu mengembangkan berbagai potensi balita Anda.
–Dr. Juke R. Siregar, M.Pd.–
(dalam Halo Balita-Panduan untuk Ayah dan Ibu)

Referensi :

http://tipsanda.com/2009/02/07/tips-memberi-stimulasi-anak-di-masa-golden-age/

Perebutan Masa Golden Age Diantara Madzhab Pendidikan

Masa balita, dengan istilah “golden age” memang menjadi perebutan para ahli pendidikan dalam menanamkan “apa yang seharusnya” menjadi bekal awal seorang manusia untuk kelak meniti hidupnya. Pengikut mazhab kreativitas tentu saja mengutamakan perkembangan berfikir kreatif sebagai sesuatu yang wajib ditangani pada masa ini.
Pengikut mazhab “sains” mengutamakan mengajarkan sains sejak dini.
Penganut mazhab “multiple intelligence” mengutamakan keseimbangan unsur-unsur kecerdasan tersebut pada diri anak.

Dan di lembaga kami, kami menganut mazhab akhlaq qurani, budi pekerti yang mulia (akhlaqul karimah), jadi konsen kami adalah menanamkan akhlaqul karimah (tentu saja berdasar tuntunan Al Quran) sejak dini kepada anak.

Setiap orang tua tentu saja ingin yang terbaik untuk anaknya. Orang tua mana yang tidak ingin anaknya menjadi orang yang lebih baik dari dirinya pribadi? Yang menarik adalah ketika orang tua memiliki keinginan yang terlalu tinggi. Dijejalkanlah semua yang ada di kawah candradimuka les untuk anaknya. Dan lupa bahwa anak juga manusia, bukan manusia super. Banyak anak yang mengeluh bahwa waktunya habis tandas untuk les ini-itu dan tak ada waktu belajar. Bahkan, penulis pribadi pernah mendengar, bahwa ada anak di kelas 6, terkena stroke ringan, dengan keterangan dari dokter, bahwa otaknya telah terlanda kelelahan (plus gaya makan yang modern aka terlalu banyak lemak).

Tapi, mari kita berbicara tentang prioritas. Apakah keinginan yang tertinggi dalam hati kita? Anak menjadi orang yang baik? Atau yang lainnya? Semua itu memang baik buat anak.. tapi mari kita renungkan…

Bila kita memprioritaskan sains maka tujuannya adalah menjadikan anak saintis y jenius
Bila kita memprioritaskan seni, maka tujuannya adalah menjadikan anak seniman y kreatif
Bila kita memprioritaskan multiple intelegence maka tujuannya menjadikan anak yang cerdas
Bila kita memprioritaskan hafalan kitab suci (bacaannya saja) maka tujuannya jadi anak hafiz (tanpa kita peduli apakah anak tahu artinya atau tidak)
Nah sekarang giliran kami bertanya. Adakah saintis, org cerdas, seniman, dan pedalil/penghafal yang jahat?
Ya. Ada dokter yang malpraktek, ada pencipta rudal pemusnah massal, banyak pemain band yang ngobat, dan banyak orang yang menggunakan kitab suci untuk kepentingannya sendiri.

Apabila tujuan anda mengenalkan itu sejak dini untuk mengenal Tuhannya, Adakah saintis, orang cerdas, seniman, dan pedalil yang tidak mengenal Tuhan?

Ya. Banyak saintis yang malah menolak keberadaan Tuhan dengan penemuannya, banyak seniman yang memiliki ‘agama’ sendiri. Kalau pedalil sih, tidak menolak, paling parah mengaku Rasul, atau menafsirkan kitab suci untuk kepentingannya sendiri.

Nah, relakah anda bila anak anda jenius, kreatif, cerdas, hafal kitab suci misalnya, akan tetapi berwatak jahat? Relakah anda bila anak anda jenius, kreatif, akan tetapi jauh dari Tuhan, bahkan menolak keberadaan-Nya?

Tentu itu adalah sebuah pilihan. Hanya saja, kami yakin bahwa semua orang tua yang baik, menginginkan anaknya menjadi orang yang baik.
Seandainya anak dididik dengan akhlaq yang baik, akhlaq al Quran (atau akhlaq baik menurut agama masing2), maka tujuannya adalah menjadi anak yang berkelakuan baik.
Dia mungkin tidak akan jadi ilmuwan, bahkan bisa jadi bodoh, tapi bila berilmu dia takkan menggunakan ilmunya untuk kejahatan, dan bila bodoh, dia takkan bisa dipengaruhi untuk berbuat jahat.
Dia mungkin takkan mengerti seni, tapi bisa memilih baik dan buruk
Dia mungkin takkan hafal 30 juz, tapi mengerti dan mencintai al Quran (atau kitab suci anda sendiri)

Nah.. silahkan anda pilih sendiri, akan diisi dengan apa, golden age anak anda.

Sumber :

http://rumahquraani.blogspot.com/2010/10/perebutan-masa-golden-age-diantara.html

http://pelangibuku.blogspot.com/2010/11/perebutan-masa-golden-age-diantara.html

Untuk informasi pelatihan dan metoda, hubungi FB Rumah Qurani

Menanam kesuksesan

Melihat nama anak muncul di pengumuman pemenang lomba, rasanya senaang sekali. Padahal baru babak penyisihan. Hasil itu didapat karena dia berhasil berlatih sebelumnya. Perasaan senang itu juga dirasakan anak, karena emosi itu menular. Anak kemudian dimotivasi untuk belajar lagi. Karena merasa senang, anak jadi semangat untuk belajar lagi mempersiapkan semifinal.

Jadi memang keberhasilan2 kecil itu perlu dibiasakan. Agar anak menjadi terpicu untuk berusaha menciptakan keberhasilan berikutnya. Salah satu caranya adalah dengan mengikutkan anak pada lomba berjenjang. Mulai penyisihan sampai final.

Bagaimana jika dia tidak menang? Apa akan mematikan motivasinya?
Tidak. Jika orang tua mengarahkannya ke sesuatu yg baik lainnya, misalnya bahwa ini pelajaran agar dia tidak sombong. Dan bahwa berarti upaya dia belum maksimal.

Bagaimana jika gak menang-menang ?
Coba turunkan levelnya. Mungkin ketinggian level ujian yg dia ikuti. Dia belum siap.

Ibaratnya menanam tanaman. Dimulai dari menabur benih yg sangat kecil. Benamkan ke tanah. Lalu siram setiap hari. Lama-lama dia akan tumbuh, berkembang dan akhirnya menghasilkan bunga.
Ibaratnya
ibaratnya

Ensiklopedi Muhammad

Ensiklopedia terlengkap seputar Muhammad Saw. Disajikan secara kronologis dan tematis. Diperkaya dengan fakta dan data aktual, peta, foto, tabel, bagan, timeline, ilustrasi dan lain-lain.

7 Keistimewaan:

1. Satu satunya buku yang mengupas pribadi Nabi Muhammad dari sepuluh aspek satus dan profesi terpenting manusia dalam hidup: sebagai nabi, pribadi mulia, suami dan ayah, pendidik, pencinta ilmu, negarawan, pemimpin militer, hakim,dan pejuang kemanusiaan

2. Metode penulisan buku merupakan gabungan antara metode kronologis dan tematis

3. Ditulis oleh Cendikiawan terkemuka Pakistan, Afzalur Rahman.

4. Merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik: kitab hadis sunni yang enam (Shihah Sittah), Sirah Ibn ishaq, ibn hisyam, Ibn Sa’d, Thabari dan tafsir mu’tabarah (ibn Katsir, dll)

5. Diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan ulama-ulama, terekmuka dunia islam sejak zaman klasik hingga modern, seperti L=Ghazali, Ibn Al-Qayyim, Syah Waliyullah, Abul A’la Maududi, Muhammad Quthb, Sayyid Quthb,Maurice Bucaille, Hasan Al-Nadwi, Muhammad Asad, HAMKA, Mustafa Siba’I, Syaikh Abu Zahra, dll)

6. Disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informative, dengan tambahan materi dan ilustrasi  visual yang menarik dan artistic. Materi tambahan hasil suntingan redaksi Pelangi Mizan diambil dari berbagai sumber dari dalam maupun luar negeri

7. Rujukan silang ke buku-buku program Life Long learning lainnya: Atlas Budaya Islam, Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern dan Ensikolpedi Bocah Muslim

Tentang Penyusun dan Karya-karyanya

Afzalur Rahman (1915 – 1998) seorang cendekiawan Muslim autodidak asal Pakistan. Dia sempat  mengenyam pendidikan di Islamia College,Lahore,saat lembaga itu masih dikepalai oleh Abdullah Yusuf Ali,penulis The Glorious Quran (terjemah dan tafsir Al-Quran pertama dalam bahasa Inggris yang ditulis seorang Muslim).Dari Pakistan,Afzalur Rahman hijrah ke Inggris,lalu mendirikan The Muslim Educational Trust (MET) pada 1967 dengan dukungan dana Raja Faisal dari Arab Saudi.MET memberikan pelajaran agama Islam kepada murid-murid Muslim di sekolah-sekolah Inggris,seperti Newham,Hackney School,Bradford,dan lain-lain.Pada 1976,Afzalur Rahman meninggalkan MET,lalu mendirikan The Muslim schools Trust (MST),yang lebih berfokus pada penerbitan buku-buku Islam.Pada saat inilah terbetik pada benaknya untuk menerbitkan sebuah ensiklopedia tentang perjalanan hidup Nabi.Maka,sepanjang dekade 80-an,terbitlah 8 volume Encyclopaedia of Seerah Muhammad .Sepeninggal Afzalur Rahman pada 1998,ditemukanlah volume ke-9 dari dari ensiklopedia tersebut,yang belum pernah diterbitkan.

Publik Indonesia sudah mengenal karya-karya Afzalur Rahman ,diantaranya Muhammad sebagai seorang pedagang yang diterbitkan oleh yayasan Swarna Bhumy pada 1995.Buku tersebut merupakan  buku ketiga pada vol.ll Encyclopaedia of Seerah Muhammad (jilid 3dari ensiklopedi Muhammad Saw.) . Karyanya yang lain,Quranic Sciences diterbitkan Mizania tahun 2007 dengan judul Ensikolpediana Ilmu-ilmu dalam Al quran dan cukup diminati pembaca tanah air. Kalnagan akademisi, praktisi dan peminat ekonomi islam di Idonesia juga mengenal refrensinya.

@@@ Hendaknya kita tidak keliru dengan nama Afzalur rahman degan Fazlurahman. Keduanya adalah individu yang berbeda walaupun sama-sama dari Pakistan. Fazlurahman adalah cendikiawan Pakistan yang hijrah ke Amerika serikat dan menjadi guru besar di Universitas Chicago (diantara mahasiswa yang dibimbingnya adalah Prof. nurcholish Madjid dan prof syafi’i Ma’arif).

Apa kata mereka tentang Ensiklopedi Muhammad?

” sebagai buku referensi, Ensiklopedi Muhammad Saw. ini cukup bagus dan perlu untuk melengkapi perpustakaan Indonesia”

-Ali Audah-

sastrawan, penulis,penerjemah buku-buku referensi, sejarah dan sastra

“Banyak yang mengatakan bahwa dewasa ini umat manusia mengalami krisis yang tak kalah seriusnya dibandingkan dengan krisis ekonomi global dan krisis energi, yakni krisis keteladanan. Dengan luasnya cakupan yang ada dalam buku ini, kiranya kita dapat menemukan keteladanan Muhammad saw. dalam berbagai kehidupan.”

-Dr. Afif Muhammad,

Ketua Program Pascasarjana UIN Bandung

“Kekuatan sebuah buku ada pada kuatnya rujukan, sahihnya dalil yang menjadi dasar argumentasi dan cara penyampaiannya yang komunikatif. Buku ini bukan saja memenuhi ketiganya, melainkan juga menampilkan kelebihannya, berupa tataletak yang bersahabat dengan mata, ilustrasi yang sangat memudahkan kita mencerna dan rujukan silang yang sangat kaya, sehingga kita serasa berada di dalam taman buku yang indah dan bergizi.

- Mohammad Fauzil Adhim,

Penulis serta pakar keayahbundaan dan keluarga

Filosofi di Balik Sistematika Ensiklopedi Muhammad Saw.

Kelebihan Tim Pelangi Mizan dalam menyusun satu paket buku sangat sistematis sehingga dari jilid perjilid dalam Ensiklopedi Muhammad (Ensim) terdapat alur yang jelas.

Pengaruh pertama Jilid 1, Muhammad sebagai Nabi berisi uraian ringkas kisah hidup Nabi secara kronologis. Adapun paruh kedua jilid 1 dan jilid-jilid selanjutnya menyoroti aspek-aspek kehidupan Nabi secara tematis dalam urutan kronologis.

Sebagaimana kita ketahui, sejak awal kehidupannya, Muhammad Saw telah dikenal oleh penduduk Makkah sebagai pribadi mulia sehingga mendapat gelar al-amin,

”yang terpercaya,dapat diandalkan”. Perincian sifat-sifat mulia beliauini diuraikan pada jilid 2, Muhammad sebagai Pribadi Mulia.)

Kemuliaan pribadi beliau ini telah tampak sejak dini, demi meringankan beban sang Paman yang mengasuhnya, Muhammad yang yatim piatu itu sudah menggembala domba sejak remaja untuk mendapatkan nafkah dan setelah ituberkarier sebagai pedagang yang sukses dan beretika luhur. (Perjalanan karier dagang Nabi serta ajaran-ajarannya dibidang bisnis dan ekonomi dibahas pada Jilid 3, Muhammad sebagai Pedagang.)

Kesuksean dan akhlak mulia beliau sebagai pebisnis ini sedemikain masyhurnya, sehingga menarik hati sang investor, Khdijah untuk menikahinya. Maka, Muhammmad putra Abdullah itu pun berkeluarga dan dikaruniai keturunan. (Aspek kehidupan keluarga beliau dinahads dibahas pada Jilid 4, Muhammad sebagai Suami dan Ayah)

Sebagai kepala keluarga, Muhammad Saw. Menjadi pautan bagi istri dan anak-anaknya. Fungsinya bukan hanya mencari nafkah bagi keluarga, melainkan juga mendidik mereka agar berakhlak mulia. Fungsi pendidikan ini dimulaidari mendidik diri sendiri, keluarga, lalu meluas ke mendidik maasyarakat dan bangsa sehingga melahirkan kebudayaan dan peradaban Islam. (Hal ini diuraikan pada Jilid 5, Muhammad sebagai pendidik.)

Pendidikan dan kebudayaan Islam ini ditopang oleh semangat kecintaan yang tinggi terhadap ilmu dan memberi kontribusi yang amat besarbagi kemajuan peradaban manusia bukan hanya di negeri-negeri Muslim, melainkan meluas ke seluruh dunia seiring dan persebaran ajaran Nabi Muhammad Saw. (Hal ini dibahas pada Jilid 6, Muhammad sebagai Pencinta Ilmu.)

Selama bertahun-tahun menggembleng dan mendidik diri, keluarga, kerabat dan masyarakatnya dengan pendidikan tauhid, akhlak mulia dan kecintaan terhadap ilmu, bahkan upaya pembunuhan, beliau memutuskan untuk hijrah mencari negeri lain yang kondusif untuk membentuk masyarakat baru. Maka, beliau pun meluaskan perannnya sebagai pemimpin masyarakat dan umat( ini dibahas pada Jilid, Muhammad sebagai Negarawan.)

Dalam melaksanakan perannya ini, Muhammad Saw. Mengalami banyak tantangan dan permusuhan yang pertama-tama dihadapinya secara diplomatis. Namun, ketika upaya-upaya diplomatis dan damai ini gagal dan musuh-musuhtidak menghentikan kezalimannya. Muhammmad Saw, terpaksa melawan mereka dengan kekuatan senjata (ini diuraikan pada jilid 8, Muhammad sebagai Pemimpin Militer)

Demi menjaga stabilitas dan harmoni sosial yang beliau bangun, Sang pemimpin umat ini menetapkan batas-batas,aturan dan hukum. Dengan aturan tersebut, kezaliman bisa diberantas dan keadilan sosial di tengah-tengah masyarakat dan umat bisa terwujud. (Hal ini dibahas dalam Jilid 9, Muhammmad sebagai Hakim.)

Pada akhirnya, kesemua fungsi dan peranan manusia, baik itu sebagai seorang Nabi, pemuka agama, pemimpin masyarakat, pemimpin militer, hakim, pendidik, pebisnis, suami,istri,ayah,ibu dan orang per orang sebagai pribadi,haruslah bermuara pada perbaikan harkat dan martabat kemanusiaan. Sebab,kualitas iman dan nilai seorang manusia diukur dari seberapa besar kontribusi dan manfaat yang dia berikan kepada dirinya,sesamanya,lingkungannya dan kepada seluruh alam, sesuai sabda Nabi, Manusia terbaik adalah yang paling memberi manfaat bagi manusia lain (HR Tabrani) dan firman Allah Swt., Dan Kami tidak mengutus engkau Muhammad melainkn utnuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (QS Al-Anbiya (21):107). Kontribusi Muhammad Saw dalam bidang kemanusiaan ini diuraikan dalam jilid 10, Muhammad sebagai Pejuang

Mind mapping di ENSIM sungguh memudahkan pembaca untuk memahami isi buku ini.

Galeri Foto (klik untuk melihat lebih jelas)

Buku Busa Balita

Buku busa adalah buku untuk balita yang terbuat dari bahan busa / matras. Bahan busa membuat buku ini menjadi tahan banting tidak mudah robek atau rusak.

Terdiri dari 5 jilid buku bertema ibadah :
wudhu, sholat, doa, kalimah thayyibah, dan mesjid.

Para orang tua bisa membacakan buku ini sebelum mengajak anak anaknya mencoba kelima aktivitas dalam buku ini.

Buku ini lebih didominasi visual daripada teks. Jadi orang tua bisa lebih kreatif dalam membacakannya.

Warna busa dalam setiap halaman buku ini bisa dijadikan tema mengenal warna.

Galeri Foto

(Klik gambar untuk melihat lebih jelas)

Harga : Rp. 345.000

Pemesanan hubungi : 0819 0809 6070

YM : teni73

Nabiku Idolaku

Featured

“NABIKU IDOLAKU” adalah salah satu produk terbaru Mizan Pelangi (Kelompok Mizan) untuk anak-anak Indonesia guna memperkenalkan kisah dan teladan para nabi sejak dini. Namun tentunya dengan cara-cara yang mengasyikkan, sehingga tak membosankan. Dalam produk ini, anak Anda tak hanya dituntun untuk sekadar membaca buku. Namun, dengan tekhnologi mutakhir Pelangi Mizan Smart E-Pen, anak Anda dituntun untuk membaca sejarah para nabi secara lebih interaktif dan menyenangkan.

Smart E-PenProduk ini diorientasi untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak, seperti kecerdasan linguistik, musikal, visual, logika, intelektual, emosional, sosial dan kinestetik. Sehingga akan lebih berpengaruh kuat dalam mengajarkan anak Anda untuk meneladani tindak-tanduk para nabi yang mulia itu.

NBI edisi premium lengkap

NABIKU IDOLAKU dibagi menjadi 12 jilid buku interaktif kisah 25 nabi teladan sepanjang zaman :
Nabi Adam a.s., Nabi Idris a.s.
Nabi Nuh a.s. ,Nabi Hud a.s.
Nabi Shaleh a.s. Nabi Luth a.s.
Nabi Ibrahim a.s. Nabi Ismail a.s.
Nabi Ishaq a.s. Nabi Ayyub a.s.
Nabi Ya’qub a.s. Nabi Yusuf a.s.
Nabi Dzulkifli a.s. Nabi Syu’aib a.s.
Nabi Yunus a.s. Nabi Musa a.s. Nabi Harun a.s.
Nabi Ilyas a.s. Nabi Alyasa’ a.s.
Nabi Daud a.s. Nabi Sulaiman a.s.
Nabi Zakariya a.s. Nabi Yahya a.s. Nabi Isa a.s.
Nabi Muhammad Saw.
Dilengkapi dengan sarana membaca secara interaktif berupa:
•         1 Inner Box Buku Interaktif Kisah 25 Nabi Teladan Sepanjang Masa
•         1 Inner Box Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh di Al Quran
•         1 Master Box
Master Box NBI
•         1 Smart E-Pen Pelangi Mizan
Pelangi Mizan Smart E-Pen
•         1 CD Interaktif
•         6 Jilid Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran
•         1 Buku Main Yuk! Kisah 25 Nabi Sepanjang Zaman
Cerita Dua Bahasa
Pada setiap halaman Nabiku Idolaku edisi premiun ini dilengkapi dengan halaman tambahan yang memuat paparan bahasa inggrisnya dan juga beberapa informasi tambahan seperti “kamu perlu tahu”.
Harga Rp. 5.937.500 Cash disc 20% jadi Rp. 3.450.000

Harga angsuran khusus untuk Jabodetabek, Bandung, Surabaya :
4x —- DP 998.000 angsuran 997.000 total 3.989.000
7x—- DP 1.025.000 angsuran 512.000 total 4.097.500
13x—- DP 1.084.500 angsuran 269.000 total 4.312.500

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi 0819 0809 6070