Ensiklopedi Muhammad

Ensiklopedia terlengkap seputar Muhammad Saw. Disajikan secara kronologis dan tematis. Diperkaya dengan fakta dan data aktual, peta, foto, tabel, bagan, timeline, ilustrasi dan lain-lain.

Terdiri dari 10 Jilid, yaitu

JILID 1: MUHAMMAD SEBAGAI NABI
Berisi pembahasan tentang manfaat mempelajari kehidupan Nabi Muhammad Saw.; uraian biografi Nabi secara ringkas sejak lahir hingga wafat; berbagai aspek, tujuan, dan tugas Muhammad sebagai nabi; bukti-bukti kenabian beliau dalam Taurat dan Injil, sebagaimana masih terlacak dalam Bibel; bukti-bukti kenabian beliau dalam Al-Quran; dan pembahasan tentang makna, filosofi, dan tatacara shalawat dan salam terhadap Nabi.

 

JILID 2: MUHAMMAD SEBAGAI PRIBADI MULIA
Mengungkap sifat-sifat mulia Nabi, sbb: sopan; baik hati terhadap orang miskin, anak-anak, hamba sahaya, perempuan, binatang, kerabat, anak yatim, dan non-Muslim; penuh cinta kasih; pemaaf; ramah; suka berkorban; sederhana; rendah hati; lembut; tulus; jujur; adil dalam bidang bisnis dan hukum; menepati janji; saleh; moderat; teguh; berani; serta humoris.

 

 

JILID 3: MUHAMMAD SEBAGAI PEDAGANG
Kondisi perniagaan pada zaman Arab Kuno dan karier dagang Muhammad pada masa itu diungkap dalam jilid ini. Pembahasan disertai dengan penjelasan tentang prinsip-prinsip perdagangan dalam Islam dan teladan Nabi dalam menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam bisnisnya; solusi Islam terhadap masalah ekonomi; sistem ekonomi Islam; masalah kemerataan ekonomi dan fungsi negara; keadilan ekonomi; konsumsi, produksi, dan distribusi; serta faktor-faktor produksi.

 

JILID 4: MUHAMMAD SEBAGAI SUAMI DAN AYAH
Jilid ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama membahas ajaran Nabi tentang filosofi dan hikmah pernikahan; hubungan timbal-balik antara suami-istri serta hak dan kewajiban masing-masing; teladan Nabi dalam membangun rumah tangga; profilnya sebagai suami teladan; rincian kisah rumah tangga beliau bersama semua istrinya; serta alasan di balik poligami Nabi. Bagian kedua mengungkap teladan Muhammad sebagai ayah yang penuh kasih sayang, serta rincian episode menarik sang Nabi bersama anak-anak dan cucu-cucunya.

 

JILID 5: MUHAMMAD SEBAGAI PENDIDIK
Jilid ini diawali dengan pembahasan tentang fondasi pendidikan (Tauhid, Akhirat, dan Akhlak Mulia). Bagian berikutnya menguraikan etika dakwah dan pendidikan Nabi; teladan beliau dalam mendidik diri sendiri, keluarga, dan masyarakat; metode pendidikan Nabi; serta pengaruh ajaran Nabi terhadap kemajuan kebudayaan manusia.

 

 

JILID 6: MUHAMMAD SEBAGAI PECINTA ILMU
Mengungkap hakikat ilmu pengetahuan, pencarian kebenaran, penalaran, dan kebebasan; sumbangsih Nabi terhadap pengetahuan; tuntunan Nabi untuk beriman berdasarkan nalar; serta pengaruh luas Islam terhadap kebudayaan (meliputi pengharuh dalam bidang institusi sosial, hukum internasional, bisnis dan perdagangan, geografi dan astronomi, astrologi, matematika, fisika, mekanik dan gaya, optik, kedokteran dan farmakologi botani, alkimia (kimia), filsafat dan teologi, Ilmu Pengetahuan Alam, geologi, mineralogi, botani, zoologi, arsitektur, seni kriya, sejarah, sastra, pendidikan dan perpustakaaan, pembuatan kertas, serta seni murni.

JILID 7: MUHAMMAD SEBAGAI NEGARAWAN
Berisi uraian peran Muhammad sebagai pemimpin masyarakat selama di Makkah dan pemimpin sebuah negara di Madinah; ajaran beliau tentang hukum dan ketertiban negara, administrasi negara, kebijakan perang, tawanan perang dan pemberian amnesti; perjanjian dengan berbagai suku; hubungan internasional dan kebijakan luar negeri; diplomasi politik; surat-surat Rasulullah Saw. kepada para penguasa; serta penerimaan utusan dari berbagai suku.

 

JILID 8: MUHAMMAD SEBAGAI PEMIMPIN MILITER
Islam Agama Damai mengawali pembahasan tentang Muhammad sebagai Pemimpin Militer dalam jilid ini. Selanjutnya, dibahas tentang strategi militer; aspek kepemimpinan dan organisasi; geografi strategis dan sistem patroli; prinsip fundamental perang; sistem keamanan; kebijakan terhadap suku Yahudi; hikmah, kebijakan, serta hukum-hukum perang.

 

 

JILID 9: MUHAMMAD SEBAGAI HAKIM
Jilid ini menguraikan penjelasan tentang sunnah Nabi sebagai sumber hukum dan kewajiban menaatinya;
prinsip-prinsip hukum Islam; hukum dagang; hukum keluarga; hukum waris; hukum kriminal; dan hukum perkawinan.

 

 

JILID 10: MUHAMMAD SEBAGAI PEJUANG KEMANUSIAAN
Jilid ini membahas ajaran-ajaran Nabi yang membela dan mengangkat derajat dan martabat kemanusiaan. Pokok bahasannya meliputi kesetaraan umat manusia; kebebasan berpikir dan berekspresi; hak-hak perempuan; kesejahteraan sosial; toleransi beragama; berakhirnya sistem kasta dan feodalisme; serta ajaran Islam yang membebaskan manusia dari belenggu perbudakan.

7 Keistimewaan:

1. Satu satunya buku yang mengupas pribadi Nabi Muhammad dari sepuluh aspek satus dan profesi terpenting manusia dalam hidup: sebagai nabi, pribadi mulia, suami dan ayah, pendidik, pencinta ilmu, negarawan, pemimpin militer, hakim,dan pejuang kemanusiaan

2. Metode penulisan buku merupakan gabungan antara metode kronologis dan tematis

3. Ditulis oleh Cendikiawan terkemuka Pakistan, Afzalur Rahman.

4. Merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik: kitab hadis sunni yang enam (Shihah Sittah), Sirah Ibn ishaq, ibn hisyam, Ibn Sa’d, Thabari dan tafsir mu’tabarah (ibn Katsir, dll)

5. Diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan ulama-ulama, terekmuka dunia islam sejak zaman klasik hingga modern, seperti L=Ghazali, Ibn Al-Qayyim, Syah Waliyullah, Abul A’la Maududi, Muhammad Quthb, Sayyid Quthb,Maurice Bucaille, Hasan Al-Nadwi, Muhammad Asad, HAMKA, Mustafa Siba’I, Syaikh Abu Zahra, dll)

6. Disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informative, dengan tambahan materi dan ilustrasi  visual yang menarik dan artistic. Materi tambahan hasil suntingan redaksi Pelangi Mizan diambil dari berbagai sumber dari dalam maupun luar negeri

7. Rujukan silang ke buku-buku program Life Long learning lainnya: Atlas Budaya Islam, Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern dan Ensikolpedi Bocah Muslim

Tentang Penyusun dan Karya-karyanya

Afzalur Rahman (1915 – 1998) seorang cendekiawan Muslim autodidak asal Pakistan. Dia sempat  mengenyam pendidikan di Islamia College,Lahore,saat lembaga itu masih dikepalai oleh Abdullah Yusuf Ali,penulis The Glorious Quran (terjemah dan tafsir Al-Quran pertama dalam bahasa Inggris yang ditulis seorang Muslim).Dari Pakistan,Afzalur Rahman hijrah ke Inggris,lalu mendirikan The Muslim Educational Trust (MET) pada 1967 dengan dukungan dana Raja Faisal dari Arab Saudi.MET memberikan pelajaran agama Islam kepada murid-murid Muslim di sekolah-sekolah Inggris,seperti Newham,Hackney School,Bradford,dan lain-lain.Pada 1976,Afzalur Rahman meninggalkan MET,lalu mendirikan The Muslim schools Trust (MST),yang lebih berfokus pada penerbitan buku-buku Islam.Pada saat inilah terbetik pada benaknya untuk menerbitkan sebuah ensiklopedia tentang perjalanan hidup Nabi.Maka,sepanjang dekade 80-an,terbitlah 8 volume Encyclopaedia of Seerah Muhammad .Sepeninggal Afzalur Rahman pada 1998,ditemukanlah volume ke-9 dari dari ensiklopedia tersebut,yang belum pernah diterbitkan.

Publik Indonesia sudah mengenal karya-karya Afzalur Rahman ,diantaranya Muhammad sebagai seorang pedagang yang diterbitkan oleh yayasan Swarna Bhumy pada 1995.Buku tersebut merupakan  buku ketiga pada vol.ll Encyclopaedia of Seerah Muhammad (jilid 3dari ensiklopedi Muhammad Saw.) . Karyanya yang lain,Quranic Sciences diterbitkan Mizania tahun 2007 dengan judul Ensikolpediana Ilmu-ilmu dalam Al quran dan cukup diminati pembaca tanah air. Kalnagan akademisi, praktisi dan peminat ekonomi islam di Idonesia juga mengenal refrensinya.

@@@ Hendaknya kita tidak keliru dengan nama Afzalur rahman degan Fazlurahman. Keduanya adalah individu yang berbeda walaupun sama-sama dari Pakistan. Fazlurahman adalah cendikiawan Pakistan yang hijrah ke Amerika serikat dan menjadi guru besar di Universitas Chicago (diantara mahasiswa yang dibimbingnya adalah Prof. nurcholish Madjid dan prof syafi’i Ma’arif).

Apa kata mereka tentang Ensiklopedi Muhammad?

” sebagai buku referensi, Ensiklopedi Muhammad Saw. ini cukup bagus dan perlu untuk melengkapi perpustakaan Indonesia”

-Ali Audah-

sastrawan, penulis,penerjemah buku-buku referensi, sejarah dan sastra

“Banyak yang mengatakan bahwa dewasa ini umat manusia mengalami krisis yang tak kalah seriusnya dibandingkan dengan krisis ekonomi global dan krisis energi, yakni krisis keteladanan. Dengan luasnya cakupan yang ada dalam buku ini, kiranya kita dapat menemukan keteladanan Muhammad saw. dalam berbagai kehidupan.”

-Dr. Afif Muhammad,

Ketua Program Pascasarjana UIN Bandung

“Kekuatan sebuah buku ada pada kuatnya rujukan, sahihnya dalil yang menjadi dasar argumentasi dan cara penyampaiannya yang komunikatif. Buku ini bukan saja memenuhi ketiganya, melainkan juga menampilkan kelebihannya, berupa tataletak yang bersahabat dengan mata, ilustrasi yang sangat memudahkan kita mencerna dan rujukan silang yang sangat kaya, sehingga kita serasa berada di dalam taman buku yang indah dan bergizi.

– Mohammad Fauzil Adhim,

Penulis serta pakar keayahbundaan dan keluarga

Filosofi di Balik Sistematika Ensiklopedi Muhammad Saw.

Kelebihan Tim Pelangi Mizan dalam menyusun satu paket buku sangat sistematis sehingga dari jilid perjilid dalam Ensiklopedi Muhammad (Ensim) terdapat alur yang jelas.

Pengaruh pertama Jilid 1, Muhammad sebagai Nabi berisi uraian ringkas kisah hidup Nabi secara kronologis. Adapun paruh kedua jilid 1 dan jilid-jilid selanjutnya menyoroti aspek-aspek kehidupan Nabi secara tematis dalam urutan kronologis.

Sebagaimana kita ketahui, sejak awal kehidupannya, Muhammad Saw telah dikenal oleh penduduk Makkah sebagai pribadi mulia sehingga mendapat gelar al-amin,

”yang terpercaya,dapat diandalkan”. Perincian sifat-sifat mulia beliauini diuraikan pada jilid 2, Muhammad sebagai Pribadi Mulia.)

Kemuliaan pribadi beliau ini telah tampak sejak dini, demi meringankan beban sang Paman yang mengasuhnya, Muhammad yang yatim piatu itu sudah menggembala domba sejak remaja untuk mendapatkan nafkah dan setelah ituberkarier sebagai pedagang yang sukses dan beretika luhur. (Perjalanan karier dagang Nabi serta ajaran-ajarannya dibidang bisnis dan ekonomi dibahas pada Jilid 3, Muhammad sebagai Pedagang.)

Kesuksean dan akhlak mulia beliau sebagai pebisnis ini sedemikain masyhurnya, sehingga menarik hati sang investor, Khdijah untuk menikahinya. Maka, Muhammmad putra Abdullah itu pun berkeluarga dan dikaruniai keturunan. (Aspek kehidupan keluarga beliau dinahads dibahas pada Jilid 4, Muhammad sebagai Suami dan Ayah)

Sebagai kepala keluarga, Muhammad Saw. Menjadi pautan bagi istri dan anak-anaknya. Fungsinya bukan hanya mencari nafkah bagi keluarga, melainkan juga mendidik mereka agar berakhlak mulia. Fungsi pendidikan ini dimulaidari mendidik diri sendiri, keluarga, lalu meluas ke mendidik maasyarakat dan bangsa sehingga melahirkan kebudayaan dan peradaban Islam. (Hal ini diuraikan pada Jilid 5, Muhammad sebagai pendidik.)

Pendidikan dan kebudayaan Islam ini ditopang oleh semangat kecintaan yang tinggi terhadap ilmu dan memberi kontribusi yang amat besarbagi kemajuan peradaban manusia bukan hanya di negeri-negeri Muslim, melainkan meluas ke seluruh dunia seiring dan persebaran ajaran Nabi Muhammad Saw. (Hal ini dibahas pada Jilid 6, Muhammad sebagai Pencinta Ilmu.)

Selama bertahun-tahun menggembleng dan mendidik diri, keluarga, kerabat dan masyarakatnya dengan pendidikan tauhid, akhlak mulia dan kecintaan terhadap ilmu, bahkan upaya pembunuhan, beliau memutuskan untuk hijrah mencari negeri lain yang kondusif untuk membentuk masyarakat baru. Maka, beliau pun meluaskan perannnya sebagai pemimpin masyarakat dan umat( ini dibahas pada Jilid, Muhammad sebagai Negarawan.)

Dalam melaksanakan perannya ini, Muhammad Saw. Mengalami banyak tantangan dan permusuhan yang pertama-tama dihadapinya secara diplomatis. Namun, ketika upaya-upaya diplomatis dan damai ini gagal dan musuh-musuhtidak menghentikan kezalimannya. Muhammmad Saw, terpaksa melawan mereka dengan kekuatan senjata (ini diuraikan pada jilid 8, Muhammad sebagai Pemimpin Militer)

Demi menjaga stabilitas dan harmoni sosial yang beliau bangun, Sang pemimpin umat ini menetapkan batas-batas,aturan dan hukum. Dengan aturan tersebut, kezaliman bisa diberantas dan keadilan sosial di tengah-tengah masyarakat dan umat bisa terwujud. (Hal ini dibahas dalam Jilid 9, Muhammmad sebagai Hakim.)

Pada akhirnya, kesemua fungsi dan peranan manusia, baik itu sebagai seorang Nabi, pemuka agama, pemimpin masyarakat, pemimpin militer, hakim, pendidik, pebisnis, suami,istri,ayah,ibu dan orang per orang sebagai pribadi,haruslah bermuara pada perbaikan harkat dan martabat kemanusiaan. Sebab,kualitas iman dan nilai seorang manusia diukur dari seberapa besar kontribusi dan manfaat yang dia berikan kepada dirinya,sesamanya,lingkungannya dan kepada seluruh alam, sesuai sabda Nabi, Manusia terbaik adalah yang paling memberi manfaat bagi manusia lain (HR Tabrani) dan firman Allah Swt., Dan Kami tidak mengutus engkau Muhammad melainkn utnuk menjadi rahmat bagi seluruh alam (QS Al-Anbiya (21):107). Kontribusi Muhammad Saw dalam bidang kemanusiaan ini diuraikan dalam jilid 10, Muhammad sebagai Pejuang

Mind mapping di ENSIM sungguh memudahkan pembaca untuk memahami isi buku ini.

Galeri Foto (klik untuk melihat lebih jelas)

Artikel terkait: Resensi Ensiklopedi Muhammad di Republika

Tentang Penulis

Afzalur Rahman (1915–1998) seorang cendekiawan Muslim autodidak asal Pakistan.* Dia sempat mengenyam pendidikan di Islamia College, Lahore, saat lembaga itu masih dikepalai oleh Abdullah Yusuf Ali, penulis The Glorious Quran (terjemah dan tafsir Al-Quran pertama dalam bahasa Inggris yang ditulis seorang Muslim). Dari Pakistan, Afzalur Rahman hijrah ke Inggris, lalu mendirikan The Muslim Educational Trust (MET) pada 1967 dengan dukungan dana Raja Faisal dari Arab Saudi. MET memberikan pelajaran agama Islam kepada murid-murid Muslim di sekolah-sekolah Inggris, seperti Newham, Hackney School, Bradford, dan lain-lain. Pada 1976, Afzalur Rahman meninggalkan MET, lalu mendirikan The Muslim Schools Trust (MST), yang lebih berfokus pada penerbitan buku-buku Islam. Pada saat inilah terbetik dalam benaknya untuk menerbitkan sebuah ensiklopedia tentang perjalanan hidup Nabi. Maka, sepanjang dekade 80-an, terbitlah 8 volume Encyclopaedia of Seerah Muhammad. Sepeninggal Afzalur Rahman pada 1998, ditemukanlah volume ke-9 dari ensiklopedia tersebut, yang belum pernah diterbitkan.

Publik Indonesia sudah mengenal karya-karya Afzalur Rahman, di antaranya Muhammad sebagai Seorang Pedagang yang diterbitkan oleh Yayasan Swarna Bhumy pada 1995. Buku tersebut merupakan buku ketiga pada vol. II Encyclopaedia of Seerah Muhammad (jilid 3 dari Ensiklopedi Muhammad Saw.). Karyanya yang lain, Quranic Sciences, diterbitkan Mizania pada 2007 dengan judul Ensiklopediana Ilmu-Ilmu dalam Al-Quran, dan cukup diminati pembaca tanah air. Kalangan akademisi, praktisi, dan peminat ekonomi Islam di Indonesia juga mengenal karya referensialnya, Doktrin Ekonomi Islam (4 jilid), terbitan Dana Bhakti Wakaf, Yogyakarta, 1995. Selain itu, Muhammad sebagai Pemimpin Militer (jilid 8 dari Ensiklopedi Muhammad Saw. ) sempat diterbitkan secara terpisah oleh salah satu penerbit di Indonesia.

*) Hendaknya kita tidak keliru mempertukarkan nama Afzalur Rahman dengan Fazlurahman. Keduanya adalah individu yang berbeda, walau sama-sama berasal dari Pakistan. Fazlurahman adalah cendikiawan Pakistan yang hijrah ke Amerika Serikat dan menjadi guru besar di Universitas Chicago (di antara mahasiswa yang dibimbingnya adalah Prof. Nurcholish Madjid).

Spesifikasi:

Terdiri dari 10 Jilid. Hardcover. @ 100-150 halaman. Full colour.

Resensi Ensiklopedi Muhammad di Dialog Jumat Republika

Jumat, 07 Agustus 2009 Ensiklopedi Terlengkap Seputar Muhammad SAW

RESENSI

Nabi Muhammad SAW, siapakah di antara umat Islam yang tidak mengenal nama tersebut? Nama sang nabi terakhir, nabi umat Islam dan seluruh umat manusia.
Namun, sejauh manakah kaum Muslimin mengenal Muhammad SAW? Benarkah mereka benar-benar telah mengenal Muhammad, ataukah hanya sebatas kenal nama itu saja, tanpa pernah tahu lebih dalam mengenai siapa dia sesungguhnya. Sangat mungkin, sebagian besar umat Islam Indonesia pun tidak mengenal secara utuh sosok Muhammad.
Kehadiran buku ensiklopedi ini akan sangat membantu siapa pun, khususnya kaum Muslimin, untuk mengenal sosok Muhammad secara utuh. Dengan demikian, mereka bisa memberikan penilaian yang tepat dan adil kepada Nabi akhir zaman tersebut.

Buku yang terdiri dari 10 jilid hardcover dan full color ini dilengkapi dan diperkaya dengan ilustrasi visual berupa gambar, bagan, peta, mind map, time line, khat ayat Alquran, dan foto-foto yang artistik. Selain itu, juga diperkaya dengan catatan pinggir yang berisi informasi tambahan meliputi fakta, data historis, dan info aktual. Juga, dilengkapi dengan kutipan-kutipan tafsir yang mencerahkan dari mufasir terkemuka Indonesia dan dunia.
Jilid satu buku ini mengupas Muhammad sebagai Nabi, sejak lahir hingga wafat, aspek dan tujuan kenabiannya, bukti-bukti kenabiannya, hingga shalawat Nabi. Jilid dua membicarakan Muhammad sebagai Pribadi Mulia. Jilid ini memuat berbagai sifat mulia yang dimiliki oleh Muhammad SAW. Jilid tiga membahas Muhammad Sebagai Pedagang. Jilid empat menyajikan Muhammad Sebagai Suami dan Ayah. Di dalam dan luar rumah, Beliau selalu menjadi teladan.
Jilid lima mengusung Muhammad Sebagai Pendidik. Di dalamnya juga memuat metode dan etika pendidikan yang diajarkan oleh Muhammad SAW. Jilid enam mengangkat Muhammad Sebagai Pecinta Ilmu, sedangkan jilid tujuh memaparkan Muhammad Sebagai Negarawan. Jilid delapan membeberkan kehebatan Muhammad Sebagai Pemimpin Militer. Jilid sembilan memuat Muhammad Sebagai Pejuang Kemanusiaan. Sedangkan jilid 10 membeberkan Muhammad Sebagai Hakim.

Paling tidak ada tujuh keistimewaan Ensiklopedi Muhammad.

Pertama, satu-satunya buku yang mengupas probadi Nabi Muhammad SAW dari sepuluh aspek status dan profesi terpenting manusia dalam hidup.

Kedua, metode penulisan buku merupakan gabungan antara metode kronologis dan tematis.

Ketiga, ditulis oleh cendekiawan terkemuka Pakistan, Afzalurrahman. Dia sudah lama dikenal oleh publik pembaca Indonesia di era 90-an melalui bukunya, Muhammad sebagai Seorang Pedagang.

Keempat, merujuk pada kitab-kitab karya ulama klasik.

Kelima, diperkaya dengan kontribusi sekian banyak artikel dan tulisan ulama-ulama terkemuka dunia Islam sejak zaman klasik hingga modern.

Keenam, disunting dan diperkaya oleh redaksi Pelangi Mizan, sehingga menjadi lebih ringkas, padat, informatif, dengan tambahan materi dan ilustrasi visual yang menarik dan artistik.

Ketujuh, rujukan silang ke buku-buku program Life Long Learning lainnya.

Dengan segala kelebihan di atas, Ensiklopedi Muhammad ini memang merupakan referensi yang sangat berharga bagi siapa pun yang ingin mengenal sosok Muhammad SAW secara lebih dekat dan lebih utuh.
Link sumber: http://www.republika.co.id/koran/52/67552/Ensiklopedi_Terlengkap_Seputar_Muhammad_SAW