Tutorial Productivity Planner #3

Perencanaan Harian

Menetapkan Prioritas Harian

Banyak orang yang terlihat sibuk, namun sebenarnya ia tidak produktif. Faktor yang menyebabkan hal ini adalah ia bekerja tanpa prioritas. Semua tugas dianggap sama pentingnya, dan ia mengerjakan semua. Ia mengerjakan tugas tanpa dianalisis terlebih dulu, mana tugas yang penting mana tugas yang kurang penting.
Setiap tugas pasti memiliki bobot yang berbeda-beda. Bergantung pada tingkat kepentingan dan kemendesakannya. Biasanya, semakin besar dampak sebuah tugas pada kehidupan kita, semakin pentinglah ia.
Namun menariknya, biasanya tugas-tugas yang penting itu kurang menyenangkan. Beberapa bahkan terkesan sulit. Akibatnya, kita cenderung menunda tugas-tugas penting seperti ini. Namun, untuk mengurangi perasaan bersalah, kita lalu menyibukkan diri dengan mengerjakan tugas-tugas yang tidak penting. Akibatnya apa? Kita menjadi pribadi yang nampak sibuk, namun tidak menghasilkan apa-apa. Sibuk tapi tidak produktif.
Maka, penting bagi kita menanyakan pertanyaan berikut ini setiap pagi:
“Apa satu hal terpenting yang dapat saya lakukan hari ini?”
Atau Anda juga dapat mengajukan pertanyaan yang lebih lengkap sebagai berikut:
“Apa satu hal terpenting yang dapat saya lakukan hari ini sehingga dengan melakukannya saya semakin dekat ke tujuan saya?”
Atau
“Apa satu hal terpenting yang dapat saya lakukan hari ini sehingga dengan mengerjakannya segala sesuatu yang lain menjadi lebih mudah?”
Jawaban dari pertanyaan ini adalah tugas terpenting Anda hari ini. Ajukan pertanyaan ini setiap pagi. Ini akan membantu Anda fokus pada prioritas terpenting Anda hari ini.

Mengerjakan Prioritas Anda dengan Fokus

Setelah menetapkan tugas terpenting Anda, segera jadwalkan kapan Anda akan mengerjakannya. Semakin awal Anda mengerjakannya semakin baik. Mengapa? Karena di pagi hari, kadar willpower Anda (baca: semangat) sedang berada di puncaknya. Anda memiliki kekuatan untuk mengerjakan hal-hal sulit yang membutuhkan pikiran jernih dan kreativitas.
Saat mengerjakannya, kerjakan prioritas Anda dengan fokus tanpa distraksi. Saya merekomendasikan teknik Pomodoro-nya Fransesco Cirillo. Tekniknya sebagai berikut.
  1. Atur timer di 25 menit.
  2. Kerjakan dengan fokus pekerjaan Anda selama 25 menit. Singkirkan semua gangguan. Pastikan Anda sudah mematikan notifikasi handphone dan memberitahu orang di sekitar Anda bahwa Anda perlu untuk fokus selama 25 menit ke depan.
  3. Setelah 25 menit, beristirahatlah selama 5 menit. Istirahat yang disarankan adalah bergerak, berdiri dari tempat duduk Anda dan berjalan ke sekeliling.
25 menit fokus + 5 menit break ini yang disebut satu sesi pomodoro. Anda boleh lakukan beberapa sesi pomodoro. Nah, kira-kira berapa sesi Pomodoro yang Anda perlukan untuk mengerjakan prioritas Anda? Tuliskan angkanya di bagian perencanaan harian.
Nanti, setiap kali Anda berhasil menuntaskan satu sesi pomodoro, beri tanda “x” di perencanaan harian Anda.
productivity Planner 2

Contoh Perencanaan Harian

Meninjau Ulang Hari Anda

Di akhir hari (sore atau malam hari) lakukan tinjauan ulang (review) terkait produktivitas Anda.
Pertama, periksa realisasi rencana Anda. Berapa sesi pomodoro yang berhasil Anda kerjakan? Tuliskan angkanya.
Kedua, apa saja lintasan pikiran yang muncul? Tuliskan di bagian lintasan pikiran.
Ketiga, seberapa produktifkah Anda hari ini? Tuliskan skornya, dimana 1 artinya sangat tidak produktif dan 10 artinya sangat produktif. Tuliskan alasan mengapa Anda memberi skor di angka tersebut.
Productivity Planner 3

Contoh Tinjauan Harian

Aktivitas sederhana seperti ini: merencanakan-melakukan-meninjau ulang tanpa Anda sadari akan meningkatkan semangat dan kebahagiaan Anda. Kebahagiaan ini membuat Anda semakin produktif dari waktu ke waktu.

Artikel sebelumnya :

Tutorial Productivity Planner #1

http://nabikuidolaku.net/tutorial-productivity-planner-2/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *